Lanthanum sulfat hidrat memiliki berbagai sifat fisik dan kimia unik yang membuatnya berharga dalam berbagai aplikasi. Karena kelarutannya yang tinggi dalam air, lanthanum sulfat banyak digunakan dalam proses pengolahan air. Ia bertindak sebagai koagulan dan flokulan yang efektif, membantu menghilangkan polutan dan partikel tersuspensi dari sumber air. Selain itu, lanthanum sulfat digunakan sebagai katalis dalam berbagai reaksi kimia, termasuk sintesis zat perantara farmasi dan senyawa organik.
Selain itu, lantanum sulfat merupakan komponen kunci dalam pembuatan fosfor untuk aplikasi pencahayaan. Senyawa ini menunjukkan sifat luminesensi yang sangat baik, sehingga cocok untuk lampu neon, tabung sinar katoda (CRT), dan teknologi tampilan lainnya.
Perusahaan WONAIXI (WNX) adalah produsen profesional garam tanah jarang dan berkomitmen pada Penelitian dan Pengembangan teknologi. Perusahaan kami bertujuan untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi.,wKami telah memproduksi lantanum sulfat selama lebih dari sepuluh tahun dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 2.000 ton. Produk lantanum sulfat kami diekspor ke banyak negara dan wilayah, dan lantanum sulfat dapat disesuaikan dengan berbagai kondisi penggunaan.
| Lanthanum(III) Sulfat Hidrat | ||||
| Rumus: | La2(JADI4)3. nH2O | CAS: | 57804-25-8 | |
| Berat Rumus: | 710.12 | Nomor EC: | Telepon 233-239-6 | |
| Sinonim: | lantanum(3+) trisulfat; lantanum(3+) trisulfat hidrat; lantanum(iii) sulfat | |||
| Sifat Fisik: | Kristal atau bubuk tidak berwarna, larut dalam air dan etanol, deliquesensi | |||
| Spesifikasi | ||||
| Nomor Barang | LS-3.5N | LS-4N | ||
| TREO% | ≥40 | ≥40 | ||
| Kemurnian serium dan pengotor unsur tanah jarang relatif | ||||
| La2O3/TREO % | ≥99,95 | ≥99,99 | ||
| CEO2/TREO % | <0,02 | <0,004 | ||
| Pr6O11/TREO % | <0,01 | <0,002 | ||
| Nd2O3/TREO % | <0,01 | <0,002 | ||
| Sm2O3/TREO % | <0,005 | <0,001 | ||
| Y2O3/TREO % | <0,005 | <0,001 | ||
| Pengotor non-unsur tanah jarang | ||||
| Ca % | <0,005 | <0,002 | ||
| Fe % | <0,005 | <0,002 | ||
| Na % | <0,005 | <0,002 | ||
| K % | <0,003 | <0,001 | ||
| Pb % | <0,003 | <0,001 | ||
| Al % | <0,005 | <0,002 | ||
1. Klasifikasi zat atau campuran
Iritasi kulit, Kategori 2
Iritasi mata, Kategori 2
Toksisitas organ target spesifik – paparan tunggal, Kategori 3
2. Elemen label GHS, termasuk pernyataan pencegahan
| Piktogram(s) | Data tidak tersedia |
| Kata sinyal | Data tidak tersedia |
| Pernyataan bahaya | Data tidak tersedia |
| Pernyataan peringatan | .Ndata tidak tersedia |
| Pencegahan | Data tidak tersedia |
| Tanggapan | Data tidak tersedia |
| Penyimpanan | Data tidak tersedia |
| Pembuangan | Data tidak tersedia |
3. Bahaya lain yang tidak mengakibatkan klasifikasi
Tidak ada
| Nomor PBB: | Data tidak tersedia |
| Nama pengiriman resmi PBB: | Data tidak tersedia |
| Klasifikasi bahaya utama transportasi: | Data tidak tersedia |
| Kelas bahaya sekunder transportasi: | Data tidak tersedia |
| Kelompok pengemasan: | Data tidak tersedia |
| Pelabelan bahaya: | Data tidak tersedia |
| Polutan Laut (Ya/Tidak): | Data tidak tersedia |
| Tindakan pencegahan khusus terkait transportasi atau alat transportasi: | Kendaraan pengangkut harus dilengkapi dengan jenis dan jumlah peralatan pemadam kebakaran dan peralatan penanganan darurat kebocoran yang sesuai. Dilarang keras mencampurnya dengan oksidan dan bahan kimia yang dapat dimakan. Pipa knalpot kendaraan yang digunakan untuk mengirimkan barang tersebut harus dilengkapi dengan bahan tahan api. Saat menggunakan transportasi truk tangki, harus ada rantai pentanahan, dan sekat berlubang dapat dipasang di dalam tangki untuk mengurangi sengatan listrik statis. Dilarang menggunakan peralatan dan perkakas mekanik yang mudah menimbulkan percikan api untuk kegiatan bongkar muat. Kapal kayu dan kapal semen dilarang keras untuk pengangkutan barang curah. Rambu dan pengumuman bahaya harus dipasang pada alat transportasi sesuai dengan persyaratan transportasi yang relevan. |